Engkau tidak akan pernah tahu
ada bunga yang bersemi didadaku
engkau tidak akan pernah tahu
bunga didadaku menimbulkan rindu dendam
engkau tidak akan pernah tahu
rindu dendam itupun menyublim menjadi doa
engkau tidak akan pernah tahu
dalam doa itupun tersemat sebuah nama
engkau tidak akan pernah tau
nama yang kusebut tak akan pernah terlupakan
engkau tidak akan pernah tau
terlupakan adalah pilihan terakhirku
jika aku tidak lagi mampu
merawat bunga ini dan terlanjur aku merusaknya
~irul_codot~
Sabtu, 07 Desember 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pilihan untuk memilih
Disudut pandang kota Diujung gelapnya cahaya Aku menatapmu dengan mahligaiku Helaan nafasku seakan tertimbun tanah Sepotong bayangmu memper...
-
Mengaduk kopi,mengadu sepi Berkisah lagi tentang patah hati Semoga pelukanmu kelak akan melengkapi Dan malam akan semakin menampakkan gel...
-
Disudut pandang kota Diujung gelapnya cahaya Aku menatapmu dengan mahligaiku Helaan nafasku seakan tertimbun tanah Sepotong bayangmu memper...
-
Pada luasnya samudera Dibentangnya langit biru nan menawan Pada tetes air yang menjatuhi pipiku Aku menghela nafas Aku menghentakkan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar